Jumat, 13 November 2015

daratan empat musim

0 comments

selamat pagi daratan empat musim.
apakah hari ini seindah musim semi?
apakah hari ini sehangat musim panas?
apakah hari ini sendu bagai musim gugur?
ataukah hari ini membeku bagai musim dingin?

aku masih di sini di daratan tropis, yang hanya punya musim hujan dan kemarau.
hanya ada terlalu panas dan terlalu dingin.
aku baru saja menari di bawah hujan,
setelah beberapa bulan ini terbakar kemarau.

mungkin november ini masih diselimuti sendu musim gugur di daratanmu.
ataukah sedang membeku diselimuti salju? jika iya, bersabarlah.
ada musim semi indah yang menantikanmu, siapkan pakaian terbaikmu untuk melihat bunga bermekaran di taman.
masih ada pula musim panas yang menghangatkan nanti, jadi dingin ini hanya sementara, bersabarlah.

jembatan yang pernah menghubungkan daratanku dan daratanmu telah hancur dengan sendirinya.
bukan kehendakku ataupun kehendakmu, tapi ini adalah kehendakNya.
aku terlempar ke daratanku tanpa mampu merangkak ke daratanmu.
sudahlah tak apa, beginilah cara tuhan pertemukan kita dan pisahkan kita.
setidaknya kita pernah tau dan belajar bahwa musimku dan musimmu berbeda.

aku tak bisa merangkak ke daratan empat musim, terlalu indah dan terlalu menyakitkan di saat bersamaan.
saat musim semi, aku tak bisa memandang bunga dengan tentram di daratanmu sementara daratanku porak poranda diterjang badai.
musim panas datang, dan aku mungkin harus menikmati hangat mentari saat kulihat daratanku dilanda kekeringan.
di musim semi aku harus menangisi daun daun jatuh di daratanmu sementara di daratanku sedang terbakar tak bersisa.
dan musim dingin di daratanmu kunikmati dengan membeku berbaring di atas tumpukan salju saat daratanku menampakkan pelangi di atas gerimis.

tak ada lagi jembatan penghubung, aku tak mampu hidup di daratanmu, begitupun kamu yang tak mampu hidup di daratanku.
aku hidup dengan caraku sendiri dan kamupun begitu.
aku memilih tinggal di daratan tropisku dan engkau memilih tinggal di daratan empat musimmu.
maka inilah jalanku, jalanmu, dan jalan yang Ia tunjukan untuk kita.

Minggu, 30 Agustus 2015

dia dan dia

0 comments

terlalu banyak yang hilang dimakan waktu, terlalu banyak yang hilang tersapu ombak.
yang kupunya hanya satu, kotak hijau dalam genggamanku.
yang hanya mampu kupandangi saat rindu mengejekku, saat hati membiru.
kini aku hanya berdiri di tempat, sesekali menari dan tertawa saat orang lewat menatapku.
aku hanyalah wanita bertopeng merah yang menutupi kebiruan hati.
aku hanyalah wanita yang kalap menggunakan hati dan mengabaikan akal.

yang dia dan dia tahu adalah aku tetap berdiri kokoh setelah menerima ribuan cambuk menghantamku.
yang dia dan dia tak tahu adalah aku terjatuh saat bola mata dia dan dia tak menelusuri bayangku.
aku memang tak setegar yang dia dan dia pikir. tapi aku pun tak ingin jadi selemah yang dia dan dia bayangkan.
aku akan dengan angkuh berkata pada hatiku "silahkan engkau membiru. tapi aku tak akan pernah kalah. aku akan tetap bersinar."
jika dia dan dia akhirnya memaki kebiruanku, jika dia dan dia memaki kelemahanku, aku tak akan kalah, tak akan pernah kalah lagi.
aku akan berdiri memicingkan mata dan mengangkat dagu.
aku akan melenggak bak saudagar kaya kembali dari perantauan.
aku akan membusungkan dada dan memberikan senyum ilusi.

bulan perak yang perlahan memerah jadi saksi bisu tekadku melawan kelemahanku.
aku bukan berlagak tegar atau hanya sekedar pura-pura tegar.
aku hanya ingin berhenti terlihat menyedihkan, aku ingin kembali jadi aku yang 'berhati batu' dimata dia dan dia.
maka aku tak ingin lagi perdulikan sudut pandang dia dan dia.
karena dia dan dia tak pernah sepenuhnya perduli, karena dia dan dia mungkin hanya sekedar ingin tahu.

Minggu, 14 Juni 2015

anjing jalang

1 comments

anjing jalang, sedang apa dirimu?
anjing jalang, mengapa tersedu sebodoh itu?
anjing jalang, pulanglah ke rumahmu.
anjing jalang, hentikan pencarianmu.

tak lelahkah kau berlari? hanya demi mendapatkan tulang kesukaanmu?
tak lelahkah kau mendambakan tulang yang bukan kepunyaanmu?

anjing jalang yang malang, engkau begitu lusuh dalam penantian.
tanpa lelah kau berlari seperti anjing gila.
anjing jalang yang malang, dicari ketika dibutuhkan dan dibuang setelah lelah diajak bermain.

anjing jalang, berhentilah berlari mengejar tulang yang bukan kepunyaanmu.
anjing jalang, berhentilah berlari mengitari pohon yang sama.
anjing jalang, hentikan tangis dan amarahmu.
anjing jalang, tak cukupkah kau terluka sedalam ini?

pohon pohon menertawakan tubuhmu yang tak henti menggigil.
angin malam membelai lukamu erat.

pengkhianatan itu sakit bukan? tapi hanya kau sendiri yang rasakan.
dasar anjing bodoh. mati saja lah engkau. enyah saja lah kau dari dunia ini.
dasar anjing gila yang bodoh, apa yang kau cari? penghormatan?
demi tuhan, selamanya engkau ditakdirkan menanggung najis.
jangan bermimpi dihormati bagai makluk suci.
anjing jalang selamanya adalah anjing jalang.
pulanglah anjing jalang, hentikan pencarianmu.

Selasa, 08 April 2014

true story

0 comments
hari ini unik, 
ketika saya tengah menunggu seseorang, ada seorang pria yang menawarkan saya tempat duduk dan mengajak saya bicara. dia banyak bertanya tentang saya, pasangan saya dan kuliah saya, bahkan dia sempat meledek saya karna belum lulus kuliah juga di tahun keempat saya ini. 

saya tidak terbiasa berbicara dengan orang asing, jadi saya tidak terlalu respect dengan dia, sampai tiba-tiba dia bercerita soal kehidupan pribadinya. "anak saya kuliah di UNPAD fakultas ilmu pertanian dan kemudian lulus kuliah dalam waktu 3,5 tahun, dia anggota BEM, punya banyak relasi di kampusnya, dari mulai anak kedokteran sampai anak hukum. dia masuk kuliah 2007 dan wisuda pada februari 2011. sekarang dia kerja di salah satu bank syariah di daerah Ciamis. Dia pulang 2 minggu sekali ke rumah, senang liat dia sudah diangkat jadi karyawan tetap di bank itu, meskipun kuliah dia ga nyambung sama pekerjaan dia sekarang. kalo ingat dulu, dia sempat menganggur karena ibunya sakit. ya, istri saya sakit sampai meninggal dunia (dia berkaca-kaca saat membicarakan istrinya)."
saya pun mulai memberi simpati pada beliau, saya berkata lirih "innalillahi wa inna illaihi rojiuun". kemudian dia melanjutkan ceritanya. "saya ga nyangka saat itu dia bisa meninggalkan kami, anak saya menganggur untuk merawat istri saya, dan ketika istri saya meninggalkan kami untuk selamanya, saya sampai-sampai sakit juga dan tubuh saya menjadi kurus karna memikirkannya. sedih sekali rasanya. sekarang saya hidup berdua dengan adiknya, dia masih sekolah kelas 1 SMK, kakanya minta dia harus kuliah meskipun sudah sekolah di SMK. ah iya bentar lagi dia pasti minta jemput"
dan tak lama kemudian dia pamit pergi.

lalu pria paruh baya yang lain menghampiri saya, pria yang sejak tadi memberi isyarat bahwa saya sedang berbicara dengan orang gila, dia sempat menaruh telunjuknya yang dimiringkan di depan dahinya dengan ekspresi wajah khawatir saat saya mengobrol dengan pria tadi. dia berkata was-was pada saya "neng, sedang menunggu dijemput kah? tadi saya kasih isyarat sama neng karna dia orang yang sedikit ga waras gara-gara ditinggal istrinya, saya takut dia ngamuk-ngamuk sama neng, makanya saya minta neng hati-hati". saya hanya menimbali dengan kata "oh iya pak", dan kemudian pria itu pergi lagi.

sebenarnya saya shock, ternyata cinta bisa merubah akal sehat seseorang, ternyata cinta bisa membuat seseorang merasakan kehilangan yang teramat dalam, ternyata cinta bisa mengubah hidup seseorang jadi hancur, ternyata cinta itu mengerikan, ternyata cinta punya kekuatan yang lebih besar dari yang saya bayangkan.

saya tersenyum lirih dalam lamunan saya, aneh saya tidak merasa risih saat pria gila itu kembali lagi, saya memang takut dia ngamuk, tapi di lain sisi saya lebih merasa simpati dan kasihan pada pria itu. saya berkata dalam hati saya "ditinggalkan karna dia tidak punya pilihan lain, karna sudah takdirnya, bapak bisa sampai gila begini, bagaimana jika bapak ditinggalkan karna dia yang memilih pergi dan menciptakan jalan ceritanya sendiri, rasanya lebih sakit pak". saya tersenyum getir, kemudian berjalan pergi.

Rabu, 13 November 2013

the lesson of life

0 comments

every morning in Africa a deer wakes up.

it knows it must run faster than the fastest lion or it will be killed.


every morning a lion wakes up.

it knows it must run faster than the slowest deer or it will starve to death.


it doesn't matter if you are a lion or deer...

when the sun comes up you'd better be running.


-African Proverb-

Kamis, 05 September 2013

05 september 2013

0 comments
aku terduduk diam menatap rintik hujan yang turun, aku hanya terdiam dan terus hanyut bersama butiran-butiran hujan yang sesekali mengenai tubuhku.
tentu saja pikiranku tak benar-benar ikut terdiam. aku terus bertanya-tanya pada diriku sendiri.
aku, hidupku ini untuk apa? untuk siapa?
selain untuk beribadah, aku belum tau apa yang akan aku lakukan dan untuk siapa aku melakukannya.
aku, sejauh mana hidupku berarti? seberapa berartinya aku bagi orang lain?
saat ini aku hanyalah seorang manusia yang masih terbiasa dengan hidupnya sendiri, pikirannya sendiri. aku memang sangat perduli sekitar, tapi aku tak terbiasa menunjukkannya. masa-masa gelap itu membuat aku terbiasa mempercayai diriku sendiri.
"aku bisa sendiri, aku tak butuh mereka", kata-kata itu telah jadi bagian dariku sejak saat itu, hingga akhirnya aku menjadi sekeras ini.
aku jelas butuh banyak orang untuk tetap berdiri di sampingku, membantuku sewaktu-waktu ketika aku jatuh tersungkur dari kejamnya realita. tapi aku masih memungkirinya.

kemudian aku bertanya-tanya..
jika aku tak ada, seberapa banyak aku dikenang?
ketika aku tak ada, aku tak berharap untuk ditangisi. karena aku benci sebuah tangisan.
aku pun tak berharap jadi sebuah pengingat kematian bagi mereka, aku hanya ingin jadi sebuah kenangan yang ketika diingat, hanya seberkas senyum yang tampak.
berapa banyak lagi rintikan hujan yang dapat kulihat? aku terus bertanya-tanya.
jika masih banyak, maka izinkan aku untuk menjadi manusia yang terlalu berharga untuk dilepaskan.
sehingga ketika aku menatap rintikan hujan lagi, aku hanya akan tersenyum ketika terhanyut bersamanya.

Jumat, 12 April 2013

try to fix it

1 comments
awalnya rak buku itu hanya rapuh dimakan rayap-rayap kecil yang lapar, tapi seketika hancur setelah saya pakai untuk bersandar. dan saya pasrah mengikuti alur yang mereka buat. saya lepaskan kedua telapak tangan saya, saya biarkan air hangat yang tidak bisa lagi saya tahan mengalir sesukanya. saya lelah menyimpannya, arusnya terlalu kuat untuk saya hentikan. jadi saya biarkan mengalir, biarkan semuanya menguap sendiri.

saya masih meratapi rak buku hancur itu, sampai pada malam itu saya terjaga. saya berharap dapat melihat matahari yang menghangatkan tubuh saya yang menggigil tak keruan. tapi ternyata matahari belum akan datang saat itu. kemudian saya berfikir setengah mati, dan saya mendapat  sebuah jawaban: jika matahari tak bisa membuat saya hangat, maka saya harus membuat diri saya sendiri hangat, sekalipun saya harus menggosok tangan saya sekuat tenaga dengan sisa-sisa energi yang ada. 

ya, dan saya berhasil membuat diri saya hangat sebelum matahari di hari yang baru datang. meskipun tangan saya tak sehangat matahari, tapi tangan saya bisa membuat saya bertahan.

sembari menghangatkan tangan dan menghabiskan sisa malam, saya berfikir lagi lebih dalam. jika saya bisa menghangatkan diri saya dengan telapak tangan saya, maka saya juga bisa memperbaiki rak buku saya yang rusak. saya memulai mengumpulkan kepingan-kepingan rak buku itu, saya mulai merangkai ulang rak buku itu. jika rak buku itu bisa hancur sebelumnya tanpa membuatnya benar-benar menjadi abu, maka kali ini saya akan membuatnya lebih baik lagi, membuatnya lebih kuat dari sebelumnya. dengan satu harapan, buku-buku kesayangan saya tidak ada lagi yang harus saya buang.

saya masih berusaha merakit keping demi keping serpihan rak buku itu, sampai saya temukan lembaran-lembaran kertas yang masih tersisa dari buku istimewa itu. saya mulai membacanya kembali, saya tersenyum getir. sangat getir dan mengerikan. ingatan saya seperti membawa saya kembali ke saat-saat itu, terasa sangat nyata. ditambah alunan musik yang menemani saya saat itu, saya hanyut ke dalam lamunan saya sendiri.

dan saat tersadar, rak buku yang baru saja saya coba rakit ulang ternyata hancur lagi. dan kali ini saya tertawa, menertawakan diri saya sendiri.

kemudian saya bertanya pada diri sendiri,
jika saya tidak bisa menyimpan buku istimewa itu di rak buku saya, jika saya tidak bisa membuang keseluruhan buku itu, jika rak buku saya tidak bisa menopang buku itu, mungkinkah saya membenahi rak buku itu dengan menjadikan lembaran kertas dari buku itu sebagai materialnya, sebagai pondasinya, sebagai partikel penyusunnya?

Sabtu, 01 Desember 2012

PERKEMBANGAN HUKUM PAJAK DI INDONESIA

0 comments

             Pada masa Kerajaan pajak telah ada yang berupa upeti rakyat atau rakyat jajahan kepada raja dengan tujuan wujud rasa hormat (upetinya merupakan bagian kekayaan).
            Di masa penjajahan Belanda, yakni pada tahun 1825-1830 dibuat aturan Landrent (pajak sewa tanah) yang sebelumnya pajak tanah atau yang berhubungan dengan tanah (tanam paksa) pecah perang Diponegoro. Selanjutnya pata tahun 1907 diubah yang disebut dengan rincikan atau pemetaan desa. Selain itu, pada masa penjajahan Belanda ada beberapa produk hukum lainnya yaitu Inkomsten Blasting/Pajak Pendapatan (1908), Ordonansi Pajak Perseroan/PPs (1925), Ordonansi Pajak Kekayaan/PKk (1932). Kemudiah pada tahun 1939, rincikan diubah dengan nama Ordonantie Landrente. Dan di masa pendudukan Jepang (1941-1944), produk hukum yang dikeluarkan oleh Jepang adalah Pajak Tanah dan Ordonantie Pajak Pendapatan (1944) untuk Orang Pribadi.
            Di awal kemerdekaan (1945), diberlakukan pajak bumi di Indonesia. Kemudian pada tahun 1952-1959 Pajak Hasil Bumi yang dikenakan hasil yang dikeluarkan dari tanah dan dalam tahun 1959 dikeluarkan perubahan Ordonantie Pajak Pendapatan 1944 dengan lembaran negara 1959 No. 109 yang mengatur tentang pajak pendapatan terhadap wajib pajak badan (Pasal 2a).
            Pada tahun 1950 UU No. 12 tahun 1950 Pajak Peredaran Barang dan tahun 1951 diganti dengan Pajak Penjualan (PPn). Kemudian pada tahun 1959-1961 Pajak hasil bumi dan nilai tanah (UU No. 11 Prp 1959 disahkan menjadi UU No. 1 tahun 1961) mengatur tanah adat saja (yaitu tanah yang dimiliki orang Indonesia asli).
            Pada tahun 1960 disahkan UU No. 5 tahun 1960 materi hukum atas tanah berlaku atas semua tanah di Indonesia.
            Kemudian Ordonantie Pajak Kekayaan diubah dengan UU No. 24 tahun 1964 yang mengacu subyek pajak daripada kekayaan adalah pada prinsipnya orang pribadi bukan badan. Tetapi menurut Pasal 3 Ordonantie PKk dimungkinkan Perseroan dan Perkongsian dikenakan PKk untuk menggantikan kedudukan Perseronya yang tidak dikenal (1964).
            Pada tahun 1965, SK Menteri Iuran Negara No. PM PPV 1-1-3 tanggal 29 November 1965 diubah menjadi IPEDA (latar belakangnya pemberian Otonomi Daerah).
            Kemudian pada tahun 1968 disahkan UU No. 8 tahun 1968 sebagai perubahan ordonantie pajak perseroan tahun 1925. Selanjutnya pada tahun 1970 disahkan UU No. 10 tahun 1970 tentang Pajak atas bunga, deviden dan royalty.

TAX REFORM:
1.    Tax Reform I (tahun 1983)
Pada tahun 1980 harga minyak bumi anjlok, sedangkan struktur keuangan Indonesia mengandalkan sektor minyak. Kemudian disahkanlah  UU No. 6 tahun 1983 tentang KUTAP, UU No. 7 tahun 1983 tentang PPh, UU No. 8 tahun 1983 tentang PPN dan PPn BM, UU No. 12 tahun 1985 tentang PBB dan UU No. 13 tahun 1985 tentang Bea Materai. Tax Reform I ini tujuannya adalah kemandirian keuangan Negara dan menyederhanakan jenis pajak dan peran serta masyarakat.
2.    Tax Reform II (tahun 1994)
Selanjutnya terjadi Tax Reform II pada tahun 1994. Hal-hal yang melatarbelakanginya adalah manfaat yang diperoleh dari pembaharuan I tahun 1983 yaitu masuknya uang ke negara meningkat, self assesement system yang kurang berhasil, serta lemahnya law enforcement. Adapun tujuan Tax Reform II ini adalah karena pajak merupakan alat utama memperoleh pendapatan negara (fungsi budgeter) dan untuk mendorong kegiatan ekonomi (fungsi mengatur). Produk hukum pada Tax Reform II yakni UU No. 9 tahun 1994 tentang perubahan UU No. 6 Tahun 1983 tentang KUTAP, UU No. 10 tahun 1994 tentang perubahan UU No. 7 Tahun 1983 tentang PPh yang sebelumnya telah diubah dengan UU No. 7 tahun 1991, UU No. 11 tahun 1994 tentang perubahan UU No. 8 Tahun 1983 tentang PPN dan PPn BM, dan UU No. 12 tahun 1994 tentang perubahan UU No. 12 Tahun 1985 tentang PBB.
3.    Tax Reform III (tahun 1997)
Yang melatarbelakangi Tax Reform III ini adalah 1)Kebutuhan peradilan pajak yang komprehensif atas sengketa pajak dengan proses yang  sederhana, cepat dan biaya murah. 2)Kepastian hukum dan penyederhanaan UU Pajak Daerah. 3)Kebutuhan UU penagihan pajak 4)Kebutuhan UU Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). 5)Pungutan Pajak atas BPHTB. Adapun prosuk hukum yang dihasilkan dari Tax Reform III ini yaitu UU No. 17 tahun 1997 tentang Badan Penyelesaian Sengketa Pajak (BPSP), UU No. 18 tahun 1997 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, UU No. 19 tahun 1997 tentang Penagihan Pajak dengan Surat Paksa, UU No. 20 tahun 1997 tentang PNBP dan UU No. 21tahun 1997 tentang BPHTB.
4.    Tax Reform IV (tahun 2000)
Tujuan Tax Reform IV ini adalah untuk mengacu kemandirian dalam pembiayaan Negara, meningkatkan keadilan pengenaan pajak dan memberikan kemudahan kepada WP, Meningkatkan investasi melalui PMA dan PMDN. Penyederhanaan atas hak-hak WP, Pemerataan kesejahteraan melalui APBD dan dana perimbangan keuangan yang berasal dari APBN. Adapun produk hukum Tax Reform IV ini adalah UU No. 16 tahun 2000 tentang Perubahan Kedua UU No. 6 tahun 1983 tentang KUTAP, UU No. 17 tahun 2000 tentang Perubahan Ketiga UU No. 7 tahun 1983 tentang PPh, UU No. 18 tahun 2000 tentang Perubahan Kedua UU No. 8 tahun 1983 tentang PPN dan PPn BM, UU No. 19 tahun 2000 tentang Perubahan UU No. 19 tahun 1997 tentang Penagihan Pajak dengan Surat Paksa, UU No. 20 tahun 2000 tentang Perubahan UU No. 21 tahun 1997 tentang BPHTB, dan UU No. 34 tahun 2000 tentang Perubahan UU No. 18 tahun 1997 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
5.    Tax Reform V (tahun 2007)
Tujuan Tax Reform V adalah untuk meningkatkan efisiensi pemungutan pajak dalam mendukung penerimaan Negara, untuk meningkatkan pelayanan kepastian hukum dan keadilan, daya saing penanaman modal, mendukung pengembangan UKM, untuk penyesuaian perkembangan sosial ekonomi masyarakat, teknologi informasi, keseimbangan hak dan kewajiban, penerapan self assesement system secara akuntabel/ konsisten serta untuk meningkatkan profesionalisme aparatur perpajakan, keterbukaan administrasi perpajakan dan kepatuhan sukarela WP. Produk hukum yang dihasilkan adalah UU No. 28 tahun 2007 tentang Perubahan Ketiga UU No. 6 tahun 1983 tentang KUTAP, UU No. 36 tahun 2009 tentang Perubahan Keempat UU No. 7 tahun 1983 tentang PPH, UU No. 42 tahun 2008 tentang Perubahan Ketiga UU No. 8 tahun 1983 tentang PPN dan PPn BM.

Rabu, 29 Februari 2012

mimpi buruk seorang wanita

0 comments
ga cuma para pria yang punya mimpi buruk, kita para wanita juga punya lohh..

dan menurut gue, mimpi buruk bagi seorang wanita adalahh.....

Menikahi seorang pria pengangguran yang tidak bertanggung jawab, egois, pemabuk, dan suka main cewe.. -_-'
percayalah, akan lebih baik menikah dengan pengangguran yang punya kemauan tinggi untuk mencari pekerjaan (bertanggung jawab) daripada penggangguran yang punya muka tebal dihadapan banyak orang (gatau malu).

Tapi, yang paling baik adalah..menikahi orang yang (satu keyakinan wajib) "punya hati" dan "punya otak"
karna suami yang punya hati, ga akan pernah tega ngeliat istrinya kelaparan..dan suami yang punya otak pasti tau bagaimana cara agar tidak membuat istrinya mati kelaparan.. :pp

jika anda punya salah 1 dari ciri mimpi buruk wanita atau anda memang benar-benar mimpi buruk wanita, segeralah perbaiki diri anda..

ingat, pria baik hanya untuk wanita baik.. berlaku sebaliknya  :)

mimpi buruk seorang pria

0 comments
Menurut gue, mimpi buruk bagi seorang pria adalahh.....
Menikahi gadis cantik yang gila shopping, hunting perhiasan mahal, gamau ketinggalan jaman (tepatnya kormod), hobby nyalon dan ga bisa apa2..(terlebih lagi kalo dia ga punya penghasilan)


Percayalah, tipe gadis ini bisa jadi akan membawa anda dalam kesengsaraan , dan dia tidak mau sengsara bersama anda.. Dengan kata lain, jika anda jatuh miskin dia hanya akan melangkah pergi meninggalkan anda <~ lintah darat berwujud bidadari
maka menikahlah dengan gadis sederhana, pandai memperlakukan suami dengan baik, bisa masak adalah nilai tambah bagi sang istri, (seperti kata orang tua, yang membahagiakan suami adalah perut dan bawah perut <~ agak menjurus nih :k) terlebih kalau cantik. Wah, mendekati perfect ni mah.. Kaga cantik-cantik amat juga gapapa, asal bisa diandelin (ga perlu punya pembantu <~ kayanya secara ga langsung gue menyetarakan istri-istri idaman dengan pembantu :k ~> maaf ga maksud) dan bisa diajak sengsara (ga kabur kalo suami bankrupt)..


istri bukan hanya pajangan yang akan anda pamerkan pada teman-teman anda, tapi istri benar-benar partner hidup anda..
Cantik wajah tidak cukup untuk membuat anda bahagia, tapi cantik hati yang terpenting..
Jadi, nikahilah wanita yang "berhati" dan "berotak"..
Dan pamerkan pada teman anda, "lihatlah hatinya yang begitu cantik" :k :k :k


Jika anda adalah wanita yang punya 1 ciri mimpi buruk pria atau anda memang benar-benar mimpi buruk pria, maka segera perbaiki diri anda.. 
tapi, apapun itu.. pria baik hanya untuk wanita baik dan wanita baik hanya untuk pria baik :)
 

Catatan Empat Musim Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template